10 kebiasaan umat islam di INDONESIA

 10 Kebiasaan

Umat Islam di Indonesia




11.   Halal bihalal

Karena, ini adalah  tradisi orang Indonesia saja yang terjadi diawal bulan syawwal sehabis sholat idul fitri, tradisi ini bukan asal dari timur Tengah. Tetapi tradisi ini msauk ke Indonesia karena kesadaran tokoh-tokoh umat islam di masa lalu untuk membangun hubungan yang harmonis antar umat.

 

22.  Sekaten di Surakarta dan Yogyakarta

Tradisi ada karena kepercayaan orang dulu yang mengenang jasa-jasa walisongo yang telah berhasil menyebarkan agama islam di tanah jawa, diharapkan masyarakat yang datang ke Sekaten juga mempunyai motivasi untuk mendapatkan berkah dan meneladani Nabi Muhammad.

 

33.  Tumpeng

Cara penyajian nasi beserta lauk-pauknya dalam bentuk kerucut. budaya tumpeng sudah menjadi tradisi nasional bangsa Indonesiapenyajian nasi ini khas Jawa atau masyarakat Betawi keturunan Jawa, dan biasanya dibuat pada saat kenduri atau perayaan suatu kejadian penting.

 

44.  Tradisi Kupat (Bakdo Kupat)

Tradisi membuat kupat ini biasanya dilakukan seminggu setelah hari raya idulfitri. Biasanya, masyarakat akan berkumpul di suatu tempat seperti musala dan masjid untuk mengadakan selamatan dengan hidangan yang didominasi kupat (ketupat). Tradisi membuat kupat, yang diprakarsai oleh para Wali, dijadikan sarana untuk syiar agama, kupat adalah singkatan dari ngaku lepat (mengakui kesalahan) dan menjadi simbol untuk saling memaafkan. Membuat makanan ini menjadi tradisi Islam di nusantara.

 

55.  Tradisi Grebeg Besar di Demak

Tradisi Grebeg Besar, upacara tradisional yang dilaksanakan setiap tahun di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tradisi ini dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah bertepatan dengan datangnya Hari Raya Iduladha atau Idul Kurban. Tradisi ini cukup menarik karena Demak merupakan pusat perjuangan Walisongo dalam dakwah.

 

 

 

66.  Sesaji Rewanda di Semarang

Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Tradisi bulan Syawal di Indonesia ini biasanya diadakan pada hari ketiga setelah Idulfitri, disini warga akan membawa gunungan yang berisi sego kethek (nasi monyet), buah-buahan, hasil bumi, lepet, dan ketupat dari Kampung Kandri ke Goa Kreo.

 

77. Syawalan Pekalongan

Tradisi bernama Syawalan ini dilakukan di daerah Krapyak. Alasan dipilihnya lopis adalah karena makanan berbahan beras ketan ini dapat menjadi simbol persatuan yang erat. Nantinya, lopis tersebut akan dipotong-potong untuk kemudian dibagikan ke seluruh warga Pekalongan.

 

88.  Grebeg Syawal Yogyakarta

Grebeg Syawal Yogyakarta dilaksanakan pada hari pertama bulan Syawal tepatnya saat Lebaran berlangsung atau setelah sholat ied. Tradisi ini merupakan wujud kedermawanan sultan kepada rakyat Yogyakarta.

 

99.  Njimbungan di Klaten

Tradisi Islam di nusantara pada bulan Syawal di Indonesia berikutnya ada di daerah Klaten. Para warga lebih mengenal acara ini sebagai acara Njimbungan. Njimbrungan yakni berupa arak-arakan gunungan ketupat dan hasil bumi di Bukit Sidoguro, Krakitan Bayat, Klaten. Nantinya, gunungan ketupat dan hasil bumi ini akan dibagikan ke seluruh peserta yang mengikuti acara ini.

 

110.        Kirab Muharram

Berbeda dengan keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta memiliki tradisi 1 Muharram atau Tahun Baru Islam yakni Kirab Muharram. Tradisi ini adalah ritual yang dilakukan oleh Keraton Surakarta dengan menghadirkan kerbau bule atau kerbau putih milik Kiai Slamet. Kerbau Bule merupakan hewan kesayangan Susuhunan yang dianggap keramat.


0 Komentar